Langsung ke konten utama

Paragraf Indonesia


MAKALAH TENTANG PENULISAN PARAGRAF INDONESIA



DISUSUN OLEH :

MARKUS HAPOSAN PAKPAHAN
NIM. 1910413210039

RANDA
NIM. 1910413210055

DOSEN PEMBIMBING :

DANA ASWADI, M.Pd.

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
2019
 





KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat, berkat, dan bimbingan, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Paragraf Indonesia”. Makalah ini disusun guna melengkapi tugas mata kuliah pelajaran Bahasa Indonesia.
            Dalam penyusunan makalah, penulis menyadari tidak dapat bekerja seorang diri melainkan bekerja sama dengan berbagai pihak. Maka atas terselesaikannya makalah penulis menyampaikan  ucapan terima kasih kepada :
1.      Dana Aswadi, M.Pd. selaku Dosen Pebimbing Bahasa Indonesia.
2.      Teman-teman kelas Jurusan Ilmu Pemerintahan.
3.      Keluarga tercinta.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, Penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan karya tulis ini.







DAFTAR ISI
 
Kata Pengantar
Daftar Isi

Bab 1. PENDAHULUAN
  1. Latar belakang     
  2. Rumusan masalah
  3. Tujuan
  4. Manfaat

Bab 2.  PEMBAHASAN
  1. Paragraf
  2. Ciri ciri Paragraf
  3. Fungsi Paragraf
  4. Jenis jenis Paragraf
  5. Letak dan Pikiran Paragraf

Bab 3.  PENUTUP
  1. Kesimpulan
  2.  Saran


Bab 3.  PENUTUP
  1.  Kesimpulan
  2.  Saran

Daftar Pustaka






        Bab 1
1.1 Latar Belakang
         
          Paragraf sering muncul namun kurang diperhatikan. Kurangnya pengetahuan terhadap paragraf sering kali mengundang kesalahan terhadap penulisan. Seperti contohnya saat ingin memasukan baris baru terhadap tulisan, kadang peletakan nya yang salah atau bahkan tidak memasukan paragraf sama sekali terhadap tulisan yang memiliki beberapa satuan pikiran. Hal ini tentu merupakan kesalahan murni karna kurang nya pengetahuan tentang paragraf itu sendiri.
        Biasanya mereka yang menggunakan paragraf cenderung hanya menggunakan satu paragraf pada awal pembuka dan seterusnya, sedangkan pada satuan pikiran yang lain tidak menggunakan paragraf. Namun bukan hanya disitu, paragraf pun kadang sering dikatakan hanya sebagai pembuka sebuah tulisan.
Dari hal tersebut membuktikan bahwa tingkat pengetahuan tentang paragraf yang kurang memadai dan masih menjadi langganan kesalahan terhadap penulisan.

1.2 Rumusan Masalah
1. Apakah yang dimaksud paragraf
2. Sejauh mana pemahaman mu tentang paragraf
3. Apa saja jenis dan kegunaan paragraf
4. Bagaimana paragraf mempengaruhi penulisan
5. Mengapa perlu memahami penulisan terhadap paragraf

1.3 Tujuan
1. Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen.
2. Untuk mengasah dan melatih daya pikir para mahasiswa untuk lebih memahami tata cara penulisan dan penggunaan paragraf yang baik dan benar.
3. Memberikan dan menambahkan wawasan pengetahuan tentang Paragraf, jenis-jenis paragraf dan kegunaannya.
4. Untuk menilai seberapa jauh Pengetahuan mahasiswa terhadap Pengetahuan nya tentang Paragraf.
5. Untuk mengurangi tingkat kesalahan terhadap penulisan yang perlu memasukkan Paragraf didalamnya.
1.4 Manfaat
1. Menjadi media informasi mengenai Paragraf lebih lanjut.
2. Sebagai referensi bagi para mahasiswa tentang pembuatan makalah mengenai Paragraf dalam Bahasa Indonesia.
3. Sebagai penambah acuan wawasan bagi para pembaca terhadap Paragraf dalam Bahasa Indonesia.



Bab 2

Pembahasan

2.1 Paragraf

       Sebuah paragraf (dari bahasa Yunani paragraphos, "menulis di samping" atau "tertulis di samping") adalah suatu jenis tulisan yang memiliki tujuan atau ide. Awal paragraf ditandai dengan masuknya ke baris baru. Terkadang baris pertama dimasukkan; kadang-kadang dimasukkan tanpa memulai baris baru. Dalam beberapa hal awal paragraf telah ditandai oleh pilcrow (¶).
Apa itu paragraf? sering sekali kita mendengar istilah tersebut saat sedang belajar di sekolah. Mungkin diantara kalian masih ada yang kurang memahaminya, jika begitu mari baca penjelasannya di tulisan ini.
         Paragraf adalah merupakan kumpulan suatu kesatuan pikiran yang lebih tinggi serta lebih luas dari pada kalimat. Atau definisi paragraf yaitu bagian yang berasal dari suatu karangan yang terdiri dari sejumlah kalimat, yang isinya mengungkapkan satuan informasi/kalimat dengan pikiran utama sebagai pengendaliannya dan juga pikiran penjelas sebagai pendukungnya.
Paragraf dapat terdiri dari satu kalimat/kumpulan kalimat, Akan tetapi kalimat yang berhubungan antara yang satu dengan yang lain dalam suatu rangkaian yang membentuk suatu kalimat, dan dapat disebut juga dengan penuangan ide dari penulis melalui kalimat/kumpulan kalimat yang satu dengan yang lainnya, yang berkaitan dan juga hanya memiliki satu tema. Paragraf juga dapat disebut sebagai karangan yang singkat.
         Dalam Lunsford dan Connor dijelaskan bahwa paragraf adalah sebagai kumpulan kalimat atau group of sentences atau satu kalimat yang membentuk sebuah unit. Panjang dan tampilan sebuah bagian dari karya tulis ilmiah bukanlah kriteria dari sebuah paragraf. Sebaagai contoh singkat, sebuah paragraf dalam gaya penulisan jurnalistik bisa terdiri atas satu kalimat yang cukup panjang (dari titik ke titik) . Oleh sebab itu, pengertian paragraf yaitu suatu kalimat atau grup kalimat atua kelompok kalimat atau gabungan kalimat yang menggagas satu ide pokok.

2.2 Ciri-ciri Paragraf

1.  Kalimat pertamanya bertakuk/letaknya agak dalaman, ke dalam lima ketukan spasi untuk jenis karangan yang biasa.
2.   Paragraf memakai pikiran utama yang dinyatakan dalam kalimat topik.
3. Setiap paragraf memakai sebuah kalimat topik dan juga selebihnya merupakan kalimat pengembang yang mempunyai fungsi menjelaskan, menguraikan ataupun menerangkan pikiran utama yang terdapat dalam kalimat topik.
4.  Paragraf memakai pikiran penjelas yang dinyatakan dalam kalimat penjelas. Kalimat tersebut berisi mengenai detail-detail kalimat topik. Paragraf bukanlah kumpulan kalimat topik. Paragraf hanya berisikan satu kalimat topik dan juga beberapa kalimat penjelas. Setiap kalimat penjelas berisi mengenai detail yang sangat spesifik serta tidak mengulang pikiran penjelas lainnya.

2.3 Fungsi Paragraf

1. Mengekspresikan gagasan yang tertulis dengan memberikan bentuk suatu pikiran dan juga perasaan ke dalam serangkaian kalimat yang tersusun secara logis dalam suatu kesatuan.
2. Menandai peralihan gagasan baru bagi karangan yang terdiri beberapa paragraf, ganti paragraf berarti ganti pikiran juga.
3. Memudahkan pengorganisasian gagasan bagi yang menulis dan memudahkan pemahaman bagi yang mbacanya.
4. Memudahkan pengembangan topik karangan ke dalam satuan unit pikiran yang lebih kecil.
5. Memudahkan pengendalian variable, terutama pada karangan yang terdiri dari beberapa variabel.

2.4 Jenis-jenis Paragraf

1. Paragraf Narasi adalah suatu jenis paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu. Paragraf narasi terdiri dari narasi kejadian dan narasi runtut cerita. Paragraf narasi kejadian yaitu paragraf yang menceritakan suatu kejadian ataupun suatu peristiwa, sedangkan paragraf narasi runtut cerita yaitu paragraf yang pola pengembangannya dimulai dari urutan tindakan ataupun perbuatan yang menciptakan ataupun menghasilkan sesuatu.
2. Paragraf Eksposisi adalah suatu paragraf yang bertujuan untuk memaparkan, menyampaikan informasi, mengajarkan, menjelaskan dan juga menerangkan suatu topik kepada yang membacanya dengan tujuan untuk memberikan informasi sehingga memperluas pengetahuan si pembaca. Untuk memahami paragraph ini si pembaca harus melakukan proses berpikir dan juga melibatkan pengetahuan.
3. Paragraf Agumentasi adalah suatu jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, ataupun pendapat penulis dengan disertai bukti dan juga fakta (yang benar terjadi). Tujuannya yaitu supaya si pembaca yakin bahwa ide, gagasan, dan pendapat tersebut adalah benar adanya dan terbukti.
4. Paragraf persuasi adalah suatu bentuk atau jenis karangan yang mempunyai tujuan membujuk pembaca supaya ingin berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya. Supaya tujuannya bisa tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan menggunakan data dan juga fakta.

2.5 Letak dan Pikiran Paragraf

         Paragraf Deduktif adalah paragraf deduktif ditandai dengan terdapatnya kalimat utama berada di awal paragraph. Baca juga secara lebih lengkap: pengertian paragraf deduktif.
          Paragraf Induktif adalah ditandai dengan terdapatnya kalimat utama berada di akhir paragraph
       Paragraf Campuran (Deduktif-Induktif) adalah ditandai dengan terdapatnya kalimat utama berada diawal dan diakhir paragraf.



Bab 3

Penutup

3.1 Kesimpulan

Kesalahan yang sering terjadi pada penulisan Paragraf dikarenakan kurang nya pengetahuan tentang Apa itu Paragraf, Ciri, Fungsi, Jenis dan Letak pemikiran Paragraf itu sendiri. Dengan memahami Lebih lanjut tentang Paragraf, akan mempermudah kita membuat Tulisan yang menghadirkan banyak pokok pikiran agar mempermudah Pembaca untuk memahami makna/pokok pikiran yang terdapat pada tulisan itu sendiri. Dengan demikian kita sudah mengetahui serta memahami Paragraf lebih lanjut.

3.2 Saran

Diharapkan untuk mahasiswa agar lebih memahami Penulisan Paragraf untuk menghindari Kesalahan yang dapat mengganggu Isi tulisan itu sendiri
Untuk para pembaca agar lebih mengetahui Ciri, Fungsi, Jenis dan Letak Paragraf agar mengetahui Paragraf apa yang sedang dibaca


                                                                       Daftar Pustaka

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Paragraf
http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-paragraf-dan-jenisnya-secara-lengkap.html
https://www.gurupendidikan.co.id/paragraf/

Komentar